DOS kepanjangan dari Disk Operating System merupakan
sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi, dengan media
penyimpanan berupa disk (sebelum adanya hardisk) atau dikenal dengan
nama disket.
Sistem operasi DOS menggunakan CUI (Character User Interface) atau
antarmuka dengan pengguna berbasis text dan saat ini telah
tergantikan/diperbaharui dengan adanya windows versi 9x, Me, 2000, XP,
dan sebagainya yang berbasiskan GUI (Grapical User Interface).
Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat
menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor
pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna
dalam satu waktu (single user).
Sejarah Perkembangan DOS
DOS 1.0
PC-DOS 1.0 merupakan versi DOS pertama kali yang dibuat oleh Microsoft
Corp. yang hak ciptanya dibeli oleh IBM Corp. Dimana kumunculan DOS ini
dihubungkan dengan permintaan IBM atas pembuatan komputer PC pertama
yang bernama IBM-PC.
Versi DOS ini masih sangat sederhana dan kemampuanya terbatas. Oleh
sebab itu diperbaiki dengan diterbitkanya versi 1.1 . Pada versi
perbaikan ditambahkan kemampuan untuk mengakses disk drive dengan
kapasitas 320KB.
DOS 2.0
Produk PC-DOS 2.0 yang dikeluarkan pada bulan Maret 1983 bersama
munculnya komputer baru bernama PC/XT dari IBM. Karena versi 2.0
mempunyai beberapa kesalahan ( bug ), maka diperbaiki pada versi 2.10.
Pada akhir tahun 1983, pihak Microsoft selaku pembuat DOS sebenarnya
(yang lisensinya dibeli IBM), juga mengeluarkan versi yang diberi nama
MS-DOS 2.11.
Berbeda dengan PC-DOS 2.10, disini terdapat perintah yang tidak
terdapat pada PC-DOS, yaitu perintah COUNTRY yang berguna untuk mengeset
operasi tunggal dan jam yang berlaku pada suatu negara.
DOS 3.0
Seiring dengan dimunculkannya komputer jenis PC-AT (Advanced Technology)
tahun 1984, telah diterbitkan PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05. Dimana versi
ini mendukung pemakaian disk drive kapasitas 1.2 MB dan pemakaian disk
memori yang disebut Virtual Disk atau RAM Disk dengan menggunkan
extended memory yang mana belum dapat dipakai langsung oleh DOS versi
ini.
DOS 3.1
Karena pada versi 3.0 ada sedikit bug, maka pada Maret 1985, secara
bersamaan pihak IBM dan Microsoft mengeluarkan versi baru mereka yaitu
PC-DOS 3.1 dan MS-DOS 3.1. Kelebihan versi ini adalah mendukung
pemakaian sistem jaringan komputer (network).
DOS 3.2
Pada akhir tahun 1985, pihak IBM memperkenalkan komputer jinjing
(laptop), untuk mendukung pengoperasiannya dikeluarkan PC-DOS 3.2 yang
mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 KB yang
biasanya dipakai pada komputer laptop. Dan Microsoft mengeluarkan versi
yang sama pada bulan Januari tahun berkut.
DOS 3.3
Pada pertengahan tahun 1987, dikeluarkan PC-DOS 3.30 dan MS-DOS 3.30,
yang mana merupakan DOS yang paling banyak pemakainya di Indonesia,
karena pada saat itu kita sedang gencar-gencarnya belajar komputer.
Hingga kini masih banyak pemakai komputer yang menggunkan DOS versi ini.
Kemampuan barunya adalah dapat mengakses hard disk sebanyak 30MB.
Sebenarnya di Eropa dan Amerika, versi ini mendapat saingan ketat
dari sistem operasi baru yaitu OS/2 (Operating System 2) yang kusus
diciptakan untuk pemakai komputer PS/2 (Personal System 2), namun karena
keadaan OS/2 terjepit antara kemampuan DOS dan UNIX, maka OS/2 jumlah
pemakainya stingkat dibawah DOS.
DOS 4.0
Pada bulan Juli 1988 terbit PC-DOS 4.0 dan beberapa bulan berikutnya
tepatnya Desember, terbit versi perbaikannya PC-DOS 4.01 dan MS-DOS
4.01. Disini ada fasilitas baru yang dinamakan program Shell untuk
mengontrol kerja komputer dengan sistem menu, dan dikenalkan sistem
label serial number untuk disk yang baru diformat.
Mulai versi ini ukuran file sistem DOS seperti IBMBIO.COM/ IO.SYS,
IBMDOS.COM/ MSDOS.SYS, dan COMMAND.COM pada satu disket makin
membengkak, menjadikan sempit ruang disket itu sendiri. Karena itu,lebih
baik menggunkan disket dengan kapasitas 360 KB.
DOS 5.0
Pertengahan tahun 1991 muncul PC-DOS 5.0 dan MS-DOS 5.0. Pada versi ini,
pemakaian memori yang semula masih agak membingungkan telah diperbaiki,
disamping penambahan fasilitas program bantu yang mana merupakan kerja
sama dengan perusahaan Central Point Inc. pembuat program MIRROR,
UNDELETE dan UNFORMAT.
DOS 6.0
Pada bulan Maret 1993, Microsoft memperkenalkan MS-DOS 6.0. Mulai versi
ini pemakaian PC-DOS semakin berkurang, dimana semua pemakai komputer
lebih cenderung memakai MS-DOS daripada PC-DOS, ini dikarenakan versi
dari Microsoft lebih luwes untuk digunakan pada berbagai PC,
dibandingkan PC-DOS yang beberapa perintahnya hanya jalan bila PC anda
buatan IBM murni.
Pada versi ini juga ditambahkan beberapa utility baru dan
perintah-perintah konfigurasi sistem termasuk memori extended memory
lebih mudah. Untuk utility yang ditambahkan sudah terkenal, seperti MSAV
(Microsoft Anti Virus) yang merupakan kerjasama dari CPAV (Central
Point Anti Virus), DoubleSpace yang berguna untuk melipatgandakan isi
media penyimpanan dll.
Versi ini untuk memperbaiki versi 6.0, dimana terdapat perbaikan pada
utility DoubleSpace, dan manajemen memori. Selain itu ada tambahan
perintah baru seperti fasilitas MOVE, dan tampilan daftar file
(directory) yang lebih mudah dibaca.
DOS 6.2
Pada versi ini terdapat perbaikan isi file DOS versi 6.0 dan 6.2,
terutama file DOUBLESPACE sudah dihilangkan, karena ada perselisihan
dengan pihak pembuat program pemampat data Stacker.
DOS under Microsoft Windows (DOS 7.0 ke atas)
Sejak diperkenalkanya sistem operasi Microsoft Windows, pemakaian
sistem operasi DOS mulai berkurang, karena tampilan yang lebih menarik
(GUI). Tetapi untuk menjembatani pemakai aplikasi yang masih menggunakan
tampilan teks pada DOS, maka DOS ini masih dipertahankan.
Apa Sih MS DOS Itu ?

Sebelumnya Assalamu’alaikum Wr Wb . Selamat pagi,siang,sore,malam !
Kali ini saya akan mengajak sobat semua untuk membahas tentang
MS DOS .
Mengenal MS DOS – Jika sebelumnya Micro Cyber 2 sudah pernah membahas mengenai pengertian dan sejarah dos,
kali tentang MS-DOS dibawah sistem Microsoft Windows atau lebih dikenal
dengan command prompt. Dimana sebelumnya sudah dijelaskan bahwa DOS
6.22 dibuat untuk memperbaiki isi file DOS versi 6.0 dan 6.2, terutama
file doublespace sudah dihilangkan.
Utilitas MS-DOS
1. Drivespace
untuk mengkompresi disk dan digunakan untuk menyimpan informasi untuk
file yang dikompres dalam format yang berbeda, sehingga kapasitasnya
minimal menjadi dua kali sebelumnya.
2. Scandisk
untuk mendiagnosa dan memperbaiki disk yang rusak baik dikompressi atau
tidak. Memperbaiki crosslink dan cluster yang hilang serta memperbaiki
kerusakan pisik disk.
3. Smartdrive
untuk mempercepat proses kerja sistem khususnya pada saat pengolahan file atau data-data pada harddisk.
4. Defrag
untuk menata ulang letak file dan direktori agar sistem operasi dapat
lebih cepat dalam menemukan pencarian suatu data dalam suatu file.
Organisasi File Pada Disk
Pada disket standar DOS, daerah pada disket dibagi menjadi 4 daerah utama, yakni:
1. Boot Sector
Daerah pertama dari disk (sector no.0) yang selalu diakses pada saat
pembacaan disk, berisikan keterangan jenis disk dan program untuk proses
boot komputer.
2. Root Directory
Daerah yang berisikan daftar nama file.
3. FAT ( File Allocation Table)
Daerah berisi peta yang mengatur sekaligus menyimpan letak beserta alamat data dari file pada disket.
4. Data Area
Daerah berisikan data-data dari file yang tercatat pada Root Directory.
Baik disket atau harddisk didalamnya terdapat sebuah daftar file
(root directory) yang berisikan nama file (berkas/arsip). Dimana untuk
membedakannya diperlukan penamaan unik, yaitu diberikab identitas ( name
) dan perluasan (extention).
Setiap file maksimal terdiri dari 11 karakter, dimana terdiri dari
nama file yang jumlahnya karakternya antara 1 s/d 8, dan perluasan yang
jumlah karakternya antara 1 s/d 3. Untuk keduanya dipisahkan dengan
karakter titik (.) . Berikut contoh nama file yang diperbolehkan
Memulai DOS dan Proses Booting
Untuk memulai sistem operasi DOS nyalakan komputer (Booting) anda dengan dua cara yakni :
1. Cold Boot, proses boot untuk pertama
kali saat power komputer belum dinyalakan atau ditekan tombol reset
pada cpu komputer. Pada proses ini terjadi perhitungan memori dan
pemeriksaan kesiapan peralatan komputer.
2. Warm Boot, proses boot yang terjadi
saat komputer masih menyala. Proses ini dilakukan dengan menekan tombol
dan tidak terjadi perhitungan memori.
Bila disk komputer yang digunakan untuk boot tidak mengandung file sistem DOS, maka akan ditampilkan pesan :
– Non-System disk or disk error
– Replace and strike any key when ready.
atau pesan yang sejenisnya. Tetapi bila disk anda berisikan file sistem
DOS, maka akan ditampilkan pesan memulai pemuatan sistem operasi ke
memori komputer, seperti berikut:
Starting MS-DOS… atau
Starting Windows…
Setelah itu akan ditampilkan pembuat sistem operasi DOS beserta versinya, sebagai
contoh :
Microsoft (R) MS-DOS (R) Version X.XX
(C) Copyright Microsoft Corp. 1991-199x.
A:\>_
Tepat dibawahnya adalah petunjuk berupa di drive mana anda aktif
sekarang, dan mulai mengetikkan perintah di posisi kursor saat itu.
petunjuk ini dinamakan PROMPT DOS.
Bila anda melihat proses diatas, sejak dimasukkanya disket,
menyalakan komputer hingga selesai menset jam. Sebenarnya banyak sekali
perintah yang telah dikerjakan oleh komputer, pekerjaan ini disebut
BOOTING.
Singkatnya pertama-tama komputer akan memeriksa chip memori, dan
melaporkan jumlah memori yang terpasang berupa bilangan dari 0 hingga
640 atau lebih. Kemudian komputer memeriksa peralatan, bila terdapat
kesalahan, maka komputer akan melaporkan dengan kode atau bunyi
tertentu.
Lalu komputer membaca sector pertama (sector no.0/Boot Sector) dari
media penyimpanan atau harddisk. Dimana didalam sector pertama tersebut
berisi program mengaktifkan file sistem IBMBIO.COM dan IBMDOS.COM (untuk
IBM PC-DOS) atau IO.SYS dan MSDOS.SYS (untuk MS-DOS). Bila kedua file
tersebut tidak diketemukan, maka akan keluar pesan
“Non-system disk or error disk Replace and strike any key when ready”
Tetapi bila ada, kedua file itu akan diaktifkan dan dipindah ke memori,
dimana file-file tersebut selanjutnya akan dijalankan oleh komputer.
Kemudian baru mencari file COMMAND.COM, dimana file terakhir ini
berisikan perintah INTERNAL DOS yang akan mengendalikan komputer. Proses
selanjutnya adalah proses pengisian tanggal dan jam bila tidak
ditemukan file AUTOEXEC.BAT
Berikut ini contoh sebuah tampilan lingkungan kerja sistem operasi
MS-DOS yang berada dibawah sistem operasi Microsoft Windows XP.
2. Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi Windows
Sejarah dan perkembangan sistem operasi windows dari versi paling awal sampai sekarang
– Setiap hari kita menghabiskan waktu di depan layar komputer atau
laptop, dan saat itu kita sering menggunakan salah satu aplikasi yang
paling terkenal. Windows adalah salah satu aplikasi yang ada pada
komputer, laptop atau notebook yang sangat membantu manusia. Windows
adalah sistem operasi yang dibuat oleh
Microsoft.
Penemu
Windows untuk pertama kalinya adalah dua orang yang saling bersahabat
sejak kecil yaitu Bill Gates dan Paul Allen. Sejak penemu Windows ini,
Windows kini mengalami perkembangan dari versi yang satu ke versi
lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan.
Sistem
operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem
operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line
Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan
berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI)) dan kemampuan
multitasking.
Windows 1.0

Sistem
operasi Windows 1.0 dikeluarkan pada tanggal 20 November 1985 dan
diresmikan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang dijuluki
dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0 bukanlah sebuah
sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS
dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga
memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain
itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi
kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya
dapat ditampilkan di layar secara “tile” saja, sehingga jendela
tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Tentu saja,
Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu
dikenal di masyarakat.
Windows 2.0

Windows
2.0 mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru
pada tahun itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan
fitur komunikasi antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange
(DDE). Dengan peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat
mengatur besar kecil ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk
keyboard. Jadinya, kita dapat menggunakan Windows dengan hanya berbekal
keyboard dan juga dukungan Keyboard Shortcut. Windows 2.0 sendiri di
luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu
Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu Protected Mode dan
penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.
Windows 3.0

Windows
3.0 dirilis pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan
dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan
SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak
dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini.
Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk
meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras
tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan
fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User
karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang
menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.
Windows 95

Windows
95 yang memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis
tanggal 24 Agustus 1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah
mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and
Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel
hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan
kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan
Networking yang sudah diintegrasikan.
Windows 98

Pada
25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru,
yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi
minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil
dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95.
Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan
sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk
memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang
terdapat di dalam Windows 95.
Dukungan USB di dalam Windows 98 pun
juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan kehadiran
Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan
penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan
tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI
Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web.
Windows 2000

Windows
2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February
2000, Windows 2000 ini khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu
Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Untuk
pengguna rumahan, Windows merilis Windows ME beberapa bulan kemudian.
Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di
dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan
menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan
DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT
untuk menjalankan game).
Windows ME (Millennium Edition)

Sesuai
dengan namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000
yang sering disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows
98, Windows ME memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows
inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik
tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang
menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak
masalah. Keberadaan Windows ME ini pun segera digantikan oleh Windows
NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows 8).
Windows XP

Pada
tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama
kode “Whistler” selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa
versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan
kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT
5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan
kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk
Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP
merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak
hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun
2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi
Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows Vista

Tanggal
30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk
pengguna rumahan dan kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan
nama Windows Vista. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh
dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface. Kemampuan
sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim
versi terbarunya ini lebih stabil,aman, dan memanjakan pengguna computer
( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows
XP).
Windows 7

Rilis
selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya
dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis,
Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan
dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0
build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini
memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List,
Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player
12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah
Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana
pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di
tempat tertentu). Fitur itu membuat
Windows 7 menjadi menarik.
Windows 8

Windows
8 adalah versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem
operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer
pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC,
server, dan PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal
tersebut adalah dengan mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating
System. Penghematan penggunaan RAM di
Windows 8
dipastikan dapat secara signifikan memperpanjang penggunaan PC yang
memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah
satu komponen di komputer yang paling banyak memakai arus listrik.
Windows 10

Windows
sengaja tidak mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan
menganggap windows 9 yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98
karena berawalan 9, jika itu terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan
itu Windows langsung memproduksi windows 10 untuk menggantikan windows 9
yang tidak boleh diproduksi. Windows ini adalah versi terbaru dari
semua software windows dengan segala kecanggihannya membuat satu dari
sekian software Operating System ini banyak digandrungi oleh masyarakat,
simpel, menarik, dan canggih.
Dengan sistem operasi Windows maka
semua pekerjaan jauh lebih mudah dijalankan, OS pada komputer atau
laptop sangat mendukung perkembangan bisnis dan juga perekonomian saat
ini. Hampir semua perusahaan menggunakan sistem operasi Windows untuk
memudahkan pengolahan data.
Machintosh Operating System (MAC OS)
merupakan system operasi komputer yang dibuat oleh Apple. Apple yang
sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah perusahaan
Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak dalam
bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer
pribadi
pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh.
Macintosh Operating System merupakan OS yang pertama mengunakan sistem
GUI (Graphical User Interface). Para pemakai komputer begitu takjub
melihat Macintosh yang sangat ramah dalam melayani pemakai komputer.
Pemakai tidak perlu banyak menulis perintah, cukup menunjuk
gambar-gambar yang ada, maka dengan cepat Macintosh akan mengerjakan
tugas sesuai gambar yang ditunjuk.
3. Sejarah dan Perkembangan MAC OS
Apple pertama didirikan pada tanggal 1
april tahun 1976 oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan salah seorang
Insyiur Atari yang bernama Ronald Wayne. Sebelum membantu mendirikan
Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker elektronik. Pada tahun 1975,
dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs
mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli
computer time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call
Computer, sebuah perusahaan timesharing. Produk pertama perusahaan Apple
ini diberi nama Apple I diciptakan oleh Steve wozniak.
Apple I didasarkan pada 8-bit mikro
prosesor, MOS 6502 Teknologi, hanya efektif jika dijalankan di bawah 1
MHZ. 6502 adalah sama seperti mikroprosesor yang paling mahal dari
Motorola pada saat itu. Pada saat itu, CPU Intel 8080 seharga $US 179
dan Motoroal 6800 seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik pada Motorola
6800, tetapi harga keduanya terlalu mahal . Dia pun kemudian sadar, dan
hanya mendesign komputer di atas kertas, menunggu hari di mana dia mampu
membeli CPU.
Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga
$US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut, dan
mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Inilah mengapa
Wozniak memilih MOS 6502.
Komputer telah dibangun dalam terminal video, socket untuk 8K bytes
onboard RAM, sebuah alat penghubung Keyboard , dan sebuah kaset board
yang akan bekerja bersama perekam kaset reguler. Komputer telah memiliki
sebuah motherboard yang sederhana : dimana pengguna telah menyediakan
sebuah kasus , yaitu Sumber AC power (arus listrik), ASCII keyboard,
dan a display device.

Apple1 bisa secara langsung dihubungkan
pada suatu televisi dengan suatu RF modulator muncul dalam suatu
gulungan pajangan dengan 24 garis berbentuk masing-masing 40 karakter.
Produk ini diperkenalkan kepasaran dengan harga $666.66 termasuk 4KB
RAM dan tape Apple basic.
Apple II
Dengan pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi
komputer yang lebih canggih, Apple II; Apple II diperkenalkan kepada
publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977. Perbedaan
utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana
tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini, monitornya tidak hanya
bisa menampilkan teks, namun Apple II bisa menampilkan gambar, dan pada
akhirnya, warna.
Pada saat yang sama, Jobs menekankan design casing dan keyboard yang
lebih baik, dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan
siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu, namun
pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis kode
untuk menjalankan BASIC.
Dengan dana dan design casing yang baru,
Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya
diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai
tahun 1980an.yang termasuk kedalam tipe Apple II adalah Apple II+, IIE,
IIC, IIC+, IIE Enhanced, IIE Platinum, dan terakhir 16-bit IIGS,
diperkenalkan di tahun 1986.
Apple DOS
Tidak Lama setelah Apple II diluncurkan,
pada bulan juli 1978 meluncurkan system operasi Apple berbasis DOS
pertama. ini disadari bahwa sebuah disk drive adalah sangat mendesak
untuk komputer. Wozniak menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah
floppy disk drive, dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple Dos tidak
diberi nama versi I namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasu.
Merupakan suatu pernbaikan perhitungan x.y Paul Laughton. setiap kali ia
meng-compile kembali source program: dimulai dengan x= 0, y= 1, dan
setiap kali y mencapai 9, nilai x bertambah 1.Apple DOS beta telah diuji
seperti Versi 3.
Apple Pascal
P-System dari Universitas California pada San Diego ( UCSD) adalah
[yang] sangat populer pada tahun 1970′s dan awal 80′s. Dua mahasiswa
UCSD , MARK Allen dan Richard Gleaves mengembangkan Suatu
microprosesor 6502 interpreter pada musim panas 1978, Kemudiannya ini
menjadi basis untuk Apple II Pascal dilepaskan pada tahun 1979.
Apple CP/M
di tahun1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board
dengan nama Softcard. itu mula-mula dinamakan Microsoft Z-80 Softcard.
tetapi Microsoft lebih dulu menyebut kembali untuk menghindari
gugatandari Zilog, pembuat Z-80. Softcard memungkinkan Apple II untuk
menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang
mempunyai sebuah software program perpustakaan, seperti dBase dan
Wordstar. Selain dari Microsoft Ada kartu coprocessor lain seperti
seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80.
Apple SOS
Apple III diperkenalkan pada tahun 1980
sebagai komputer untuk para pebisnis. System operasi baru ini diberi
nama SOS (“sophisticated” operating system). Setiap program SOS juga
membaca sistem operasi ke dalam memori. Setiap DISK Aplikasi SOS terdiri
dari satu kernel (SOS.kernel), satu interepter (SOS. Interept), di mana
bisa menjadi aplikasi bagi dirinyasendiri, dan beberapa aplikasi yang
digunakan,dan sebuah set drivers(SOS driver).
Apple ProDOS
ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai
pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan
dari Apple SOS.
Machintosh
Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan televisi
berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga
diberi nama 1984, dengan pernyataan, “On January 24, Apple Computer will
introduce Macintosh. And you’ll see why 1984 won’t be like ’1984′” —
maksud dari kata-kata tersebut adalah Macintosh yang baru akan
membebaskan komputer dan informasi dari kekangan perusahaan besar dan
technocrats. Apple juga membuahkan konsep pewarta Apple (Apple
evangelist) yang dipelopori oleh karyawan Apple bernama Guy Kawasaki.
Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1989, Apple mencoba
memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook,
di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony
dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai
saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang
diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi
trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut
Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan
mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC
hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan
arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0
sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak
yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan
seri prosesor PowerPC.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang
didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan
keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server juga dirilis pada tahun
2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya,
dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk
keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala
besar.
Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4. Tahapan-tahapan OS X:
˜ Mac OS X Server 1.0 kode: “Rhapsody”, dirilis: Maret 1999.
˜ Mac OS X Public Beta kode: “Kodiak”, dirilis: September 2000.
˜ Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: “Cheetah”, dirilis: Maret 2001.
˜ Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: Oktober 2001.
˜ Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: November 2001.
˜ Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2. kode: “Jaguar”, dirilis: Agustus 2002.
˜ Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2., dirilis Agustus 2002.
˜ Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: “Panther”, dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: “Tiger”, dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: “Leopard”, dirilis: Oktober 2007
˜ Max OS X 10.6 (kode: “Snow Leopard”; direncanakan beredar pada Juni 2009)
4. Pengertian Linux, Sejarah Linux, Kelebihan dan Kekurangan dan Macam-macam Distro Linux
PENGERTIAN LINUX
Adalah
software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di
bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja
pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai
dengan RISC.
Dengan
lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap
dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak
untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode
sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi
GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan
maupun pengiriman program.
SEJARAH LINUX
Linux
pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus
Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari
Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.
Linux
versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal
5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02
yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc
(GNU C Compiler).
Saat
ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk
jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari.
Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah
jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows
9.x/NT/2000/ME).
Linux
mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan
karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini
termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok
ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi
pilihan yang sangat tepat.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX
Kelebihan
Bersifat
open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk
mendapatkannya. LISENSI FREE dan boleh di utak atik semaunya.
Linux
sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik
dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang
menggunakannya.
Hampir
semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi
linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga
menggunakan software emulator.
Memiliki
pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga
apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke
user lainnya.
Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
Linux dapat berjalan di dua mode.
Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.
Kekurangan
Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
Proses instalasinya tidak semudah windows.
Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.
PENGEMBANGAN LINUX
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keraskomputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benamseperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2,PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router.
Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
5. MACAM-MACAM DISTRO LINUX
Xandros
Xandros
Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim
KDE.Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila
dioperasikan sangat mudah dan nyaman.
Ubuntu.
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian.
Proyek
Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark
Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di
Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti
“rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”.
CentOS
Adalah
sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux
(RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System
(Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
Debian
Debian
adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah ‘kernel
independent’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa
mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
Fedora
(sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora
Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan
oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta
disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang
digunakan di logo Red Hat.
Knoppix
Knoppix
adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa
instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan
oleh Klaus Knopper.
Gentoo
Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen
Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat
/ Mandrake yang menggunakan paket .rpm. Manajemen paket ini dirancang
untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro
lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing
komputer pengguna.
Slackware
Slackware
merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari
Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan
merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah
stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang
paling mirip Unix.
Mandriva Linux
Mandriva
Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux)
adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan
nama Mandrakesoft).
Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
OpenSUSE
SUSE
sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah
satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak
perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und
System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan
-perangkat lunak dan -sistem).
Freespire
Freespire
adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian
mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire.
Linux Mint
Linux
Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint
adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga
bisa berjalan pada LinuxMint.
PCLinuxOS
PCLinuxOS,
sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop.
Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang
bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
Damn Small Linux
Damn
Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut
mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk
diinstall di USB 128MB.
Kuliax
Kuliax
adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax
Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian
GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop
Linux.
Redhat
Distribusi
yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi
pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Sejarah Android dan Perkembangan OS Android Hingga 2018
Source: Merdeka.com
Smartphone dan segala kecanggihan fitur di dalamnya
tak bisa lepas dari dua operating system paling populer saat ini, yakni
iOS buatan Apple dan Android buatan Google.
Perbedaan paling signifikan antara iOS dan Android
adalah pada prinsip keterbukaannya. Apple menciptakan iOS secara
eksklusif untuk iPhone, sedangkan Google membuat Android secara terbuka
untuk semua pabrikan ponsel yang ingin bekerja sama. Karena lebih
terbuka, tak herah jika Android menjadi sistem operasi paling populer
saat ini.
Dalam 10 tahun perkembangannya, Android sudah sampai
pada generasi ke-9, yakni Android 9.0 Pie yang belum lama ini dirilis.
Bagi Anda yang penasaran dengan sistem operasi dari smartphone yang Anda
gunakan, berikut sejarah dan perkembangan OS Android dari 2008 hingga
sekarang.
1. Android 1.0 (2008)
Sistem operasi ini adalah bayi Android yang masih
sangat sederhana. Pengguna diajak beradaptasi dengan user experience
dalam menjajal sebuah perangkat mobile yang sekarang disebut smartphone.
Jika sekarang kita terbiasa menggulir layar ke bawah untuk melihat
notifikasi, asal-muasalnya adalah dari Android 1.0 ini. Google untuk
pertama kalinya memperkenalkan mekanisme pull-down notification. Selain
itu, Android juga mengenalkan widget aplikasi yang menjadikannya berbeda
dengan iOS, yang digunakan sampai sekarang.
2. Android 1.5 Cupcake (2009)
Versi ini adalah debut versi Android yang menggunakan
nama camilan. Tradisi ini dipertahankan hingga versi terbarunya. Pada
Cupcake, Google memperkenalkan SDK widget untuk third-party developer,
sehingga aplikasi third-party bisa bisa memiliki widget sendiri layaknya
aplikasi bawaan Google. Dua pembaruan signifikan pada Cupcake juga
meliputi kemampuan perekaman video dengan kamera ponsel, serta kemampuan
keyboard layar sentuh.
3. Android 1.6 Donut (2009)
Di tahun yang sama, Google cukup tak sabar berinovasi
dengan menghadirkan Android Donut. Pada versi ini, Android bisa
digunakan untuk perangkat mobile dengan ukuran layar apa saja. Android
Donut juga memunculkan kolom pencarian pada antarmuka ponsel yang
memungkinkan pengguna mencari informasi di internet, file lokal, kontak,
dan apa saja secara lebih cepat.
4. Android 2.0 Eclair (2009)
Hanya sekitar sebulan setelah Android Donut rilis,
Android kembali merilis update versi terbarunya, yaitu Android versi 2.0
Eclair. Eclair menjadi Android pertama yang menghadirkan layanan
navigasi Google Maps. Sistem tersebut menjadi awal mula era GPS yang
sekarang bukan cuma ada di ponsel, tapi juga di mobil-mobil modern.
Eclair juga menjadi Android pertama yang mendukung HTML5 pada browser
sehingga bisa memutar video. Metode swipe untuk membuka kunci layar juga
diperkenalkan pada Eclair.
5. Android 2.2 Froyo (2010)
Tahun 2010, selain meluncurkan Android Froyo, Google
menghadirkan ponsel Nexus pertama, “Nexus One”, yang pertama mendapat
update Android tersebut. Ada beberapa pembaruan pada Froyo dibandingkan
pendahulunya. Dari segi tampilan, Android Froyo memungkinkan lima panel
layar depan alias home screen. Froyo juga menambah pilihan keamanan
penguncian bagi pengguna. Dari yang sebelumnya cuma penguncian pola
(pattern lock), belakangan dilengkapi dengan opsi PIN lock.
6. Android 2.3 Gingerbread (2010)
Di era selfie, menyadari kebutuhan netizen, Google
membangun versi Gingerbread dengan kemampuan kamera depan membidik foto
secara mandiri. Dari segi tampilan, Gingerbread jauh lebih atraktif dan
sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call.
Selain itu, dari segi fungsi, Gingerbread memungkinkan pengguna memencet
keyboard virtual secara bersamaan (multitouch), yang dipertahankan
hingga sekarang dengan berbagai peningkatan kinerja.
7. Android 3.0 Honeycomb (2011)
Untuk pertama kalinya, sistem operasi ini mendukung
kemampuan tombol virtual untuk home, back, dan menu. Sasarannya pun
lebih ke perangkat tablet ketimbang smartphone yang kala itu cukup
digandrungi. User interface yang digunakan pada Android versi ini juga
sangat berbeda dengan yang digunakan pada smartphone, mengingattampilan
layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan
hardware dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada
perangkat tersebut.
8. Android 4.0 Ice Cream Sandwich (2011)
Versi ini mengadopsi kemampuan Honeycomb, tapi lebih
menyasar smartphone. Contohnya kemampuan tombol virtual yang hingga
sekarang banyak diimplementasikan para vendor. Beberapa pembaruan fitur
lainnya mencakup kemampuan membuka layar menggunakan wajah (face
unlock), analisa penggunaan data internet, serta paket aplikasi bawaan
dari vendor yang mencakup kalendar, mail, kalkulator, dan lainnya.
9. Android 4.1 Jelly Bean (2012)
Setelah sebelumnya melakukan pembaruan dengan
perbedaan minor, lewat versi ini Google membawa pembaruan cukup
signifikan dan responsif pada Android. Jelly Bean memungkinkan pengguna
melakukan scroll cepat ke bawah untuk melihat kumpulan informasi
penting, seperti agenda, email, dan laporan cuaca. Selain itu, Jelly
Bean merupakan inovasi Google untuk menghadirkan asisten digital yang
dinamai Google Now. Sejak versi ini, Google semakin berhasrat untuk
membuat asisten digital yang lebih hidup, manusiawi, dan relevan bagi
pengguna.
10. Android 4.4 KitKat (2013)
Butuh setahun bagi Google untuk menghadirkan KitKat
dengan tampilan baru yang lebih segar. Fitur “Ok, Google” dihadirkan
Google pada versi ini. Pengguna bisa melakukan perintah pencarian
menggunakan suara.
11. Android 5.0 Lollipop (2014)
Tak banyak melakukan perubahan yang inovatif,
pembaruan yang mencolok pada Lollipop paling tampak dari sisi desainnya
yang disesuaikan dengan zaman. Satu-satunya yang lumayan baru adalah
dukungan untuk gambar berformat RAW. Format itu memungkinkan para
ilustrator, fotografer, atau graphic designer menyimpan file dengan
ukuran besar agar bisa diedit tanpa mengurangi kualitas.
12. Android 6.0 Marshmallow (2015)
Ketimbang versi sebelumnya, desain menu aplikasi pada
Android Marshmallow benar-benar dibuat baru sehingga terasa lebih
dinamis. Keamanan juga mendapat peningkatan pada versi ini karena Google
memungkinkan vendor menyematkan sensor pemindai sidik jari. Selain itu,
ada juga fitur memory manager yang memungkinkan pengguna mengecek
penggunaan memori pada tiap aplikasi. Pembaruan kedua ditilik dari
pengaturan volume. Pada Marshmallow, pengguna bisa mengontrol volume
yang berbeda-beda pada panggilan, media, dan alarm.
13. Android 7.0 Nougat (2016)
Nougat sempat menjadi OS paling populer yang hampir
digunakan di semua smartphone dari vendor yang bekerja sama dengan
Google. Android Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual
reality terbaru Google. Adapun pembaruan paling mendasar pada versi
Nougat adalah kehadiran Google Assistant yang menggantikan Google Now,
yang lebih bisa diandalkan untuk menjalankan pelbagai fungsi.
Fitur-fitur baru lainnya mencakup layar split-screen saat dipakai
multitasking, serta fitur Doze yang telah dikenalkan di versi Android
Marshmallow namun telah ditingkatkan.
14. Android 8.0 Oreo (2017)
Android Oreo hadir dengan sejumlah pembaharuan minor.
Meskipun tidak signifikan, tapi nyatanya mampu membuat tampilan Android
Oreo menjadi lebih manis dan segar. Beberapa tampilan yang mengalami
pembaharuan ialah Home Screen, App Drawer, Menu Setting, Notifikasi,
Menu Battery, dan Menu Storage. Optimasi sistem operasi pada fitur
Android Oreo versi terbaru ini digadang-gadang mampu membuat smartphone
tidak hanya lebih pintar, tapi cepat, powerful, dan lebih baik dari
Android Nougat.
sumber :
https://kaaeka.wordpress.com/2012/02/29/sejarah-sistem-operasi-mac/